Tampilkan postingan dengan label Puisi Pribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Pribadi. Tampilkan semua postingan

Jumat, Februari 20, 2009

Bukan Aku Lagi... (mengenang dikebumikannya sepupuku tercinta 'Ivan Djauhari')

matahari kian meninggi kala peti itu tersangga balok kayu
dibawahnya ada liang mayat yg katanya 'aku'

hembusan angin menjadi saksi airmata yg sia-sia
pedih resapi doa sang pandita utk mayat yg katanya 'aku'

kasihan, mayat yg katanya 'aku'
kan slamanya terbaring dlm kegelapan

namun patut manusia bijaksana memahami
disana bukan 'aku' lagi

'aku' disini
antara ada & tdk ada
antara nyata & tdk nyata

masih menanti hidup
yg kan terulang lagi

/OCHA

Sabtu, Januari 31, 2009

Waktu ....

waktu...
bagai pedati tak berpelana
melintas jalan berbatu tak terkendali

aku penumpang di kursi tunggalnya
atap rapuh usang melengkung membentur dahiku

waktu...
sulit ku bernafas hening barang sejenak
detik berlalu selalu berganti baru

tiap jalan yg terlalui tlah ku lupakan
namun didepan sana masih menanti
tak terhingga yg harus ku lewati

waktu...
semoga ada satu detik belas kasihan
untukku bernafas hening
melepas penatnya hidup

Kamis, Januari 29, 2009

Doa Terakhir

terima kasih Tuhan...
aq msh punya mata
msh bisa melihat indahnya dunia
aq msh punya telinga
msh bisa mendengar merdunya suara

qtahu tak selamanya qtertawa
qmenanti waktu tuk menderita

jikalau memang tak ada bahagia didepan sana
kedua indera ini akan membantuq
utk bertahan hidup
meski tak ada lagi tujuan
selain menanti mati

krn itu Tuhan...
apapun kehendakMu utkq kelak
jgn Kau ambil mata & telinga ini
aq membutuhkannya
utk tersenyum esok pagi

Minggu, Januari 25, 2009

Doa Malam Imlek

di tahun yg baru ini
aku ingin mengakhiri sebuah perjalanan
satu dr sekian bnyk perjalanan yg kujalani

kuingin perjalanan ini diakhiri dg hadiah yg selama ini hadir dlm mimpiku
bukan cinta
bukan impian setiap wanita
karena cinta tak mampu membuatku sempurna

kuingin sebuah tongkat kayu yg kokoh
lbh kokoh dr kursi beroda yg kumiliki

maka aku akan mengakhiri sebuah perjalanan
dan menjalani sisa perjalanan yg lain
dg lbh tegar
dg penghapus airmata

Kamis, Januari 22, 2009

The Last Time Goodbye 4 Ne

for the last time
goodbye, Ne !

see you tomorrow in day dream only !
coz i've already burned
one page paper about you from my life book

here's no anydoubt again
here's no anyfeeling for you
here's no place for your name
go and don't come again !

i don't need your big bad love !

i'm so happy and enjoy life without you !

Senin, Januari 19, 2009

Penantian

jika langkahku adl hukuman
Tuhan, biar letihku berbuah karunia

jika nafasku adl derita
Tuhan, biar suara kecilku menjadi tawa

jika sepanjang usiaku adl kesendirian
Tuhan, biarkanku mencintai diriku sendiri

dan jika hidup tak juga berbelaskasihan
Tuhan, biarkanku tetap menanti
dalam doa

Kamis, Januari 01, 2009

SELAMAT DATANG TAHUN 2009 !!!

Ressa Novita

Thn itu tlah brakhir
Mnyebrangkn mimpi k pulau sana
Bln ktika q temukan bintang plng terang
Minggu ktika q jalani hdp damai diatas awan
Hr ktika q akhirx trlempar kmbl ke tmptku semula brpijak, kegagalan

Wktu itu tlah brakhir saat rembulan mati cahaya
3.. 2.. 1..
& q pun kmbl sprt dulu
Sprt sblm thn itu q lewati
Mngukir mimpi yg bu
Utk esok tujuan q mlangkah

2009
Slmt dtng thn yg br
Krn detik brsm wktumu
Q kan kmbl mngejar impian

Senin, Desember 15, 2008

FORGIVE WORD FOR NE

i saw him in my dream
when i feel doubt who is my prince
not only once, the unknown figure
hold my heart up to my soul

with a slight hope
on the night i pray
dear, my dream prince
please coming when i open my eyes

apparently, God answered my prayer
or, it just the working fate

everyday my sun was coming
my dream prince was taking the form
of the real shape but illusion
he wasn't only in my dream

there's not aprince in my dream only again
i've already saw him come to me
my heart call him Ne
for each his sweet word for me

there're days that a few change in my life
there's figure that a few influence my heart
altought, everytime i doubt
there's feeling that a few increase my smile

but, when he said honest loving me
i snapped out and wake
this is other beautiful dream
that coming in to my real world with illusion shape

only one forgive word for Ne
i'm dreaming again !
in dream's enough for me to feel
i can't response your love

this companionship must end now
like the fate started it

i don't know what's the wrong
on condition that the time will never stop turning
i should come in to walk my life
looking for the real life, not imagine

only one forgive word for Ne
the fate asked us to met in dream world
dream's only for decorate the days
it will never be useful for me

only one forgive word for Ne
i have to go now
looking for my true prince
who will wake me up on tomorrow morning

only one forgive word for Ne
i hope you always remember me
coz in my life book
i have one special page about you

By, Ressa Novita (special for Nepathaya)

Minggu, Desember 14, 2008

TELL GOD !

Tell God what i need !
Kasih yg sungguh kasih
Tulus yg sungguh tulus

Tell God what i want !
Senyum yg memang senyum
Tawa yg memang tawa

Tell God what i miss !
Takdir yg benar takdir
Dekat yg benar dekat

Tell God what i try to find !
Cinta sebatas cinta
Jujur tak sebatas kata

And tell God what i get now !
Yg kucari, yg datang mencari
Kutinggal pergi karena alasan tak pasti

(by, ressa novita / ocha)

Kamis, Desember 11, 2008

TAKUT SENDIRI

Takut...
Takut...
Takut...
Aku melangkah sendiri
Sepi...
Sendiri...
Katanya Tuhan beserta setiap langkahku
Ya, aku tidak menyangkalnya
Kulihat Ia dengan batinku
Kurasa sosokNya dengan hatiku
Tapi, kadang sepi menggaung lbh dalam
Takut...
Aku rindu
Berjalan bersama dia yang dapat kulihat dengan penglihatan
Yang dapat kurasa dengan sentuhan
Aku rindu tapi lebih takut
Jika selamanya aku hidup dalam kesendirian yang sepi ini
(by, Ressa Novita/Ocha)

Rabu, Desember 10, 2008

KETIKA AIR MENGERING

Aku menangkap sejuk dr sengat panas sinarmu
Sejuk memantul di wajahku, beri nafas penghidupan lain jiwa
Aku mengering bersama kelopak-kelopak mawar dalam kebahagiaan
Menanti maut saat egomu menghancurkan
Aku berdoa tiap pagi kunikmati megahmu
Memohon maut meremukku dalam kebesaran jiwamu
Bawa hatiku terbang lewat sisa raga halusku
Tanpa nafas, aku kan berbaring sejenak di sisimu
Dengan pasrahku menunggu sentuhanmu
Dalam cintaku untukmu
Kurela mengering dalam pelukanmu

(By, Ressa Novita / Ocha)

Selasa, Desember 09, 2008

Tak Seperti Bintang

Ternyata hidup ini kepalsuan

Bintang dikagumi karena menawan
Bukan bagaimana bintang berarti bagi malam

Sama seperti manusia

Manusia dicintai karena rupawan
Bukan bagaimana manusia memaknai ketulusan

Maka tamatlah aku yang tak seperti bintang
Tanpa cinta
Selamanya ku kan hidup dalam kesendirian

(Ressa Novita/Ocha)

MAKNA CINTA

Cinta adalah ketika aku terbangun dipagi hari
Dan teringat akan senyumnya
Cinta adalah ketika aku melangkah dibawah sinar mentari
Dan berharap akan melihat sosoknya
Cinta adalah ketika aku merenung dikala senja
Dan merasakan kepribadiannya

Cinta...
Seperti waktu yang mengiringi langkahku
Seperti sinar yang menerangi jiwaku
Seperti doa yang menegarkan hatiku

Maka cinta adalah ketika malam bersanding bumi
Lalu aku memanggil ruh mayanya untuk hadir dalam mimpi tidurku
Setiap saat, sampai cinta yang tak abadi memutuskan untuk pergi
(Ressa Novita/Ocha)

Kamis, November 20, 2008

Mencari

By, Ressa Novita (Ocha)

Tiap langkah kumencari
Lelah mendaki
Beralas api menelusuri
Tuk segenggam debu yang berarti

Namun kecewa kudapati
Hanya ada debu tak berjiwa dan mati
Setinggi gunung kukantungi
Tak membuatku hidup barang sehari

Bukan hanya sekali
Sampai jenuh kumemaki
Menumpah ruah gejolak hati
Ternyata tak ada yang abadi

Yang kukejar dengan airmata
Malah lari menghindar

Yang datang tanpa kuundang
Pergi dan tak kembali

Seolah hidup ini hanya waktu sesaat
Untuk berbagi lalu lekas pergi
Tak perlu rasa untuk mengenang
Tersisa pahit tuk diingat

Aku masih mencari
Masih akan membuat alami
Yang datang biarlah datang
Yang pergi bergegaslah pergi

Hanya sebelum nafasku berakhir
Aku ingin ada untukku
Mengungkap hati
Yang benar abadi

Satu Hari Lalu

By, Ressa Novita (Ocha)

Satu hari lalu aku berdiri disini, disampingmu
Menikmati nyamannya hidup yang ternyaman
Mungkin memang aku hanya terdiam menemanimu terdiam
Tapi hatiku tak pernah sedetikpun terdiam
Untuk mengucap syukur pada sang waktu
Akan saat-saat bersama yang ia berikan

Satu hari lalu aku berdiri disini, menatap wajahmu
Menikmati indahnya ciptaan Tuhan yang terindah
Mungkin memang dirimu bukanlah bintang, bukan pula pelangi
Tapi hatiku tak pernah sekalipun berhenti
Untuk memuji indah sinar di wajahmu
Yang kau sampaikan lewat senyum di bibirmu

Satu hari lalu aku berdiri disini, mendengar suaramu
Menikmati lembutnya suara yang terlembut
Mungkin memang dibaliknya tak tersimpan keistimewaan
Tapi hatiku tak pernah sekalipun berdusta
Saat mendengar suaramu kurasakan kehangatan

Satu hari lalu aku terdiam disampingmu, menatap indah sinar wajahmu, mendengar lembut suaramu
Namun seribu hariku telah berlalu, tak lagi tersisa saat-saat itu

Hari ini dan hari-hari berikutnya
Aku berdiri disini, sendiri
Menikmati sepinya dunia yang begitu sepi
Mungkin aku terlihat tanpa rasa
Tapi hatiku tak pernah berhenti berbicara
Kini aku adalah jiwa yang telah berbeda tanpamu

Pernah Terlahir UntukMu

By, Ressa Novita (Ocha)

Ketika musim salju pergi, aku kehilangan dirinya dan menemukanmu dalam indahnya semi

Aku merasakan yang kamu rasakan lewat udara pagi dunia yang kita hirup bersama
Dengan itu aku tahu kita berpijak pada bumi yang sama
Aku mengenal suaramu lewat hembusan angin sore
Dengan itu aku merasa nyaman setiap kali mendengar senandungmu
Dan aku melihat wajahmu lewat gugusan bintang malam hari
Dengan itu aku dapat membawamu menghabiskan mimpi

Aku tidak tahu siapa kamu?
Kamu tidak pernah memberitahu aku siapa kamu!
Aku tidak tahu saat ini kamu ada dimana dan sedang apa?
Kamu tidak pernah menunjukan seperti apa hidupmu!
Tapi aku selalu merasa kamu milikku

Aku telah jatuh cinta
Dengan kamu yang tidak pernah nyata disisiku
Dan hatiku menjawab IYA dengan tidak membiarkanku sedetikpun melupakanmu
Tapi bagaimana mungkin aku jatuh cinta dengan kamu yang tidak aku kenal lebih dari kabar merpati?

Kecuali, mungkin aku pernah terlahir untukmu
Kamu adalah cinta dihidupku sebelumnya
Belahan jiwa yang pernah hilang
Yang sekarang menuntut kesetiaan yang pernah terikrar

Aku jatuh cinta padamu!
Aku menginginkanmu lebih dari hari ini
Tapi aku tahu kamu tidak ada dimanapun mataku mencari
Aku tidak tahu kamu berada di belahan bumi sebelah mana

Apa yang harus aku lakukan jika suatu saat rasa ini tak dapat kutahan lagi?!
Katakan padaku, apa yang harus aku lakukan untuk dapat memelukmu?!

Kata Maaf Untuk Ne

By, Ressa Novita (Ocha)

Aku melihatnya di mimpi
Kala ku ragu siapa pangeranku
Tak hanya sekali
Sosok yang tak kukenal
Memeluk hatiku hingga kekalbu

Tipis aku berharap
Dalam malam kuberdoa
Wahai pangeran yang tak kukenal
Datanglah saat mataku tak lagi terpejam

Ternyata Tuhan kabulkan doa
Atau memang sekedar takdir yang bekerja

Setiap kali mentariku datang
Pangeran mimpiku menjelma
Dalam bentuk nyata namun maya
Ia bukan lagi mimpi

Tak lagi hadir pangeran di malamku
Aku telah melihatnya datang padaku
Hatiku memanggilnya Ne
Atas setiap kalimat manis yang ia berikan

Ada hari yang sedikit berubah dalam hidupku
Ada sosok yang sedikit mempengaruhi hatiku
Meski setiap saat ku ragu
Ada rasa yang sedikit menambah senyum di wajahku

Namun, saat ia mengucap tulus mencinta
Aku tersentak sadar ini mimpi indah
Yang datang ke dunia nyata
Tapi berwujud maya

Hanya satu kata maaf untukmu Ne
Aku bermimpi lagi
Dalam mimpi cukup ku merasa
Tak bisa ku membalas cinta

Pertemuan ini harus berakhir
Seperti ketika takdir memulainya

Entah apa yang salah
Hanya saja waktu tetap berputar
Aku harus kembali memulai hidup
Mencari kenyataan bukan khayalan

Hanya satu kata maaf untukmu Ne
Takdir meminta kita bersua dalam mimpi
Mimpi hanya untuk penghias hari
Dan tak akan bagiku menjadi berarti

Hanya satu kata maaf untukmu Ne
Aku harus pergi
Mencari pangeranku yang sejati
Yang akan membangunkanku esok pagi

Detik-detik Perubahan Dunia

By, Ressa Novita (Ocha)

Dunia ini berubah
Segalanya berubah
Tidak tersisa suatu apa
Yang tertinggal untuk ku bernafas kekal

Detik lalu aku tertawa
Mendengar banyak tawa
Tertawa bersama
Saat itu aku tahu aku tak sendiri
Mereka ada untukku

Detik berikutnya aku merenung
Mendengar tawa yang perlahan
Tenggelam dalam dusta
Saat itu aku tahu aku telah sendiri
Mereka bukan untukku

Tapi aku mengerti dunia
Setiap bagian darinya layak berubah
Tak terkecuali hidupku

Detik kini aku menangis
Mendengar apa yang tak terdengar
Terdiam sendiri
Namun saat ini aku sadar
Aku tak pernah sendiri dalam kesendirian

Dunia ini memang berubah
Dan akan terus berubah
Tapi bukan berarti
Senyumku ikut berubah
Karena aku tak sendiri
Tuhan bersamaku
Dan Ia memintaku demikian

Selamanya Pergi

By, Ressa Novita (Ocha)

mungkin adalah wajah yang tak lagi dapat kulihat dengan seksama
telah hilang dari pandangan
sekalipun mataku berkeliling mencari

waktu menjadi dinding pemisah
jarak bukan suatu alasan
hati yang telah dewasa
yang merubah segalanya

bukankah Tuhan yang menggariskan arah?
bukankah ia yang menumbuhkan cinta?
tapi kenapa ia tidak menjaga rasa?

cukup jiwa yang luka karena kecewa
hati ini telah pahit untuk terbuka

haruskah aku merintih pedih?
haruskah aku menangis sedih?
jika apapun lakuku
tetap membuat masa yang lalu
tak akan pernah kembali

Sebelum Akhir

By, Ressa Novita (Ocha)

Segala sesuatu di dunia ini bukan tanpa ujung
Apa yang hadir bukan untuk selamanya

Mungkin detik ini atau esok hari
Akan ada yang merapuh dan hilang tertelan waktu

Tangan manusia untuk meminta
Tapi tidak untuk berkuasa

Tuhan
Hanya Ia yang akan menentukan
Akhir dari setiap benda ciptaanNya

Karena terbatasnya waktu
Biarlah aku berkata
Engkaulah cahaya dalam hidupku yang singkat ini